Bandung, 25 September 2026 – Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) bersama PT UBS Sekuritas Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan BNI Sekuritas telah sukses menyelenggarakan kegiatan “Financial Literacy & Investment Games” dengan tema “Plan Your Investment for a Better Future”. Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 25 September 2026, pukul 13.30 hingga 17.40 WIB, bertempat di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Acara ini diikuti oleh penerima beasiswa KSE dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KSE dan para mitra industri dalam memperkuat kapasitas penerima beasiswa, khususnya di bidang literasi keuangan dan pengenalan pasar modal. Tujuan utamanya adalah membekali generasi muda dengan pemahaman yang memadai mengenai perencanaan keuangan, produk investasi, serta peluang karier di industri pasar modal Indonesia. Diharapkan, para beswan tidak hanya mampu mengatur finansial pribadi dengan baik, tetapi juga memiliki bekal untuk berkarier di industri pasar modal.

Foto: Sambutan Hangat dari Dinar Kharisma selaku “Community Engagement” KSE
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Yayasan Karya Salemba Empat, Dinar Kharisma selaku Community Engagement KSE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya literasi finansial bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Foto: Sambutan Hangat perwakilan UBS, BEI, BNIS, dan ITB
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Joshua Tanja selaku Country Head PT UBS Sekuritas Indonesia, Achmad Dirgantara selaku Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Jawa Barat, Yoga Mulya selaku Direktur BNI Sekuritas, dan Prof. Dr. apt. Muhamad Insanu, S.Si., M.Si. selaku Direktur Kemahasiswaan ITB. Seluruh sambutan memberikan pesan yang senada: pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri pasar modal dalam mencetak generasi muda yang cerdas secara finansial.

Foto: Pemaparan profil Paguyuban KSE ITB, UPI, dan UNPAD
Memasuki sesi pertama, Hasby Abdul Hafiz Munandar selaku Ketua Paguyuban KSE ITB memaparkan materi “Get to Know PKSE ITB, UPI, & UNPAD”. Sesi ini memperkenalkan kegiatan, prestasi, dan program kerja masing-masing paguyuban KSE di ketiga perguruan tinggi tersebut, sekaligus mempererat hubungan antar-penerima beasiswa. Beberapa prestasi yang ditampilkan antara lain partisipasi dalam Expo 2025 Osaka, Kansai, Jepang, juara 3 NUS FTC (International), paper internasional ICONZ 2025, hingga berbagai medali emas di kompetisi nasional dan internasional.

Foto: Ibu Sri Herlinawati menyampaikan materi Introduction to Capital Market
Sesi inti pertama disampaikan oleh Sri Herlinawati, Deputi Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Jawa Barat, dengan materi “Introduction to Capital Market”. Beliau memaparkan pentingnya literasi keuangan bagi Gen Z, yang dinilai lebih rentan secara finansial dan mudah terpengaruh oleh ajakan investasi ilegal. Data menunjukkan bahwa kerugian masyarakat akibat investasi ilegal di Jawa Barat mencapai Rp2,31 triliun dengan 39.975 korban, mayoritas berusia produktif (19-40 tahun). Modus terbanyak adalah skema Ponzi (45,2%), investasi multi level marketing (23,7%), trading tanpa izin (15,4%), aset kripto ilegal (9,8%), dan investasi properti ilegal (5,9%).
Peserta juga diajak memahami perbedaan mindset pembeli dan pemilik, serta alokasi uang saku yang cerdas (40% kebutuhan, 30% keinginan, 20% investasi, 10% sosial). Materi dilanjutkan dengan pengenalan struktur pasar modal Indonesia mulai dari OJK sebagai otoritas, BEI sebagai bursa, KSEI sebagai kustodian, hingga peran perusahaan efek dan bank RDN, serta tiga produk utamanya: saham, obligasi/sukuk, dan reksa dana, lengkap dengan profil risiko dan potensi keuntungannya. Tidak ketinggalan, aplikasi IDX Mobile diperkenalkan sebagai alat pantau pasar saham real-time, dengan kode referral khusus “IDXJAWABARAT”.

Foto: Bapak Isa Martian memperkenalkan platform BIONS
Sesi berikutnya adalah “Pengenalan BIONS” yang disampaikan oleh Bapak Isa Martian, Pemimpin Cabang BNI Sekuritas Bandung. Beliau memperkenalkan platform BIONS beserta fitur-fitur yang memudahkan investor dalam bertransaksi saham.

Foto: Peserta antusias mengikuti sesi Investment Games
Acara dilanjutkan dengan Investment Games yang dipandu oleh Bapak Andre Tjahjamuljo, Director/Country Operating Officer PT UBS Sekuritas Indonesia. Peserta diajak untuk melakukan simulasi analisis saham dan pengambilan keputusan investasi secara langsung, sehingga memperoleh pengalaman praktis dalam berinvestasi.

Setelah sesi simulasi, acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan Sharing Career in Capital Market bersama narasumber dari UBS, BEI, dan BNIS. Peserta memperoleh wawasan mengenai peluang karier di industri pasar modal, mulai dari analis, dealer, hingga fund manager.

Foto: Simbolisasi penyerahan hadiah RDN
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, simbolisasi penyerahan hadiah RDN, serta pemberian kesan dan pesan dari perwakilan peserta. MC menutup acara dengan ucapan terima kasih kepada seluruh narasumber, tamu undangan, panitia, dan peserta yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerima beasiswa KSE tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai investasi dan pasar modal, tetapi juga mampu menjadi agen literasi keuangan di lingkungannya masing-masing. KSE bersama UBS, BEI, dan BNIS berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kapasitas generasi muda Indonesia menuju masa depan yang lebih sejahtera. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan, industri pasar modal, dan lembaga filantropi dalam mencetak generasi muda yang cerdas secara finansial dan siap menghadapi tantangan global.