Masih menjadi rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Universitas Udayana bersama salah satu donatur yaitu PT Samuel Aset Manajemen (“SAM”) pada tanggal 13 Januari 2024, Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Community Development bank sampah SD yang dijalankan langsung oleh KSE UNUD. Kegiatan peresmian ini dilaksanakan di SDN 01 Petang, Bali yang merupakan mitra dari program bank sampah SD. Dengan menggandeng siswa-siswi dari SDN 01 Petang ini mulai dari kelas 3-5 acara dimulai dengan rangkaian pelaksanaan lomba pembuatan ecobrick oleh siswa siswi SD. Mereka dibagi kedalam 5 kelompok dengan jumlah per kelompok masing-masing sekitar 17 anak. Pada kegiatan ini juga terdapat sambutan dari berbagai pihak, antara lain:
1. Marsangap P Tamba – Ketua Eksekutif Yayasan karya Salemba Empat
2. Adrian Karim Januar – Head of Research PT Samuel Aset Manajemen
3. Cok Istri Mirah Dian Rahayu – Kepala Sekolah SDN 01 Petang

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan oleh Ibu Cok selaku kepala sekolah, karena dengan adanya kegiatan ini sangat memberikan dampak terhadap para siswa nya, mereka lebih peduli dengan lingkungan dan mulai terbentuk mindset mereka terkait sampah bahwa sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna dan menghasilkan uang. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh pihak KSE dan SAM atas kesediaan pihak SD untuk menerima kerjasama program ini dan berharap kedepannya program bisa berjalan lancar dan memberikan dampak yang lebih besar lagi.
Selesai dengan sambutan-sambutan terdapat simbolisasi pemotongan pita yang langsung diwakilkan oleh Ibu Cok, Bapak Marsangap dan Bapak Adrian. Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan giving board sebagai tanda peresmian dan penyerahan cinderamata dari berbagai pihak kepada SDN 01 Petang.

Sementara itu, di belakang masih berlangsung anak-anak yang menghias ecobrick untuk dilombakan dengan didampingi oleh PIC dari masing-masing kelompok mereka masih semangat untuk menampilkan ecobrick terbaik nya.
Pada kesempatan ini juga diadakan pameran produk comdev yang dimiliki oleh paguyuban yang saat itu hadir, yaitu KSE UNDANA, UNAIR, UB dan ITS. Dengan menjelaskan produk yang mereka pamerkan kepada pihak donatur dan yayasan, mereka berhasil menjualkan beberapa produk. Setelah menyusuri pameran produk comdev, dilanjutkan dengan penjurian hasil ecobrick para siswa.
Setiap kelompok mendapatkan hadiah untuk masing-masing kategori, berupa piala, medali dan makanan ringan, tidak hanya itu, setiap kelompok juga diberikan hadiah uang sesuai dengan jumlah botol yang mereka pakai untuk membuat ecobrick tersebut. Para siswa SD juga sudah diintruksikan untuk membuat celengan masing-masing yang terbuat dari botol air mineral bekas yang dihias sesuai kreasi dan akan diisi uang hasil pembelian ecobrick mereka. Tampak raut muka bahagia dan semangat terpancar dari para anak-anak yang sedang berkutat membuat kreasi dari ecobrick.