Yayasan Karya Salemba Empat bersama dengan Paguyuban KSE UNJ melaksanakan coaching sebagai bentuk pemberian pendampingan dan masukan dalam proses pengembangan Paguyuban baik secara internal maupun eksternal, kemudian untuk mengetahui berbagai permasalahan dan rencana dalam pelaksanaan program Community Development serta adanya pemberian arahan terkait rencana pelaksanaan program Community Development. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa 14, Januari 2024 pukul 09.00-17.00 WIB di Sekretariat Paguyuban KSE UNJ dengan di hadiri sebanyak 47 beswan KSE UNJ.
Coaching diawali dengan diskusi mengenai Personal Dream. Pada sesi ini peserta dibagi menjadi dua kelompok dan dipandu oleh Hengky Poerwowidagdo dan Maya Dintasari. Peserta dipersilahkan untuk menceritakan tentang mimpi pribadi kedepannya, mulai dari Impian karir yang ingin dicapai hingga Impian pendapatan di masa yang akan dating.

Setelah menjelaskan mimpi masing-masing, para peserta diminta untuk menyampaikan hambatan yang dihadapi dalam mencapai impiannya, baik hambatan yang berasal dari internal maupun eksternal. Pada umumnya hambatan internal terdiri dari dalam diri pribadi seperti tidak percaya diri dan perasaan tidak mampu untuk mencapai tujuan, sedangkan pada sisi eksternal biasanya berasal dari ketidaksesuaian antara Impian dengan keinginan orang tua.
Selanjutnya para peserta yang sudah menjelaskan hambatan tersebut dikelompokkan berpasang-pasangan dengan peserta yang memiliki hambatan yang berbeda. Kedua pasangan ini saling memberikan solusi atas hambatan yang dirasakan oleh masing-masing peserta. Seperti hambatan management waktu, sebagian besar peserta menyarankan untuk membuat teknik journaling agar mereka bisa memantau apa saja yang harus dilakukan di satu hari agar semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Hambatan overthingking, disarankan untuk mencoba mengenali diri sendiri mengenai kelebihan dan berhenti memikirkan omongan orang lain. Begitu juga dengan hambatan-hambatan lain, mereka saling memberikan dukungan dan cara yang beragam.

Setelah dilaksanakan sesi personal dream, kegiatan dilanjutkan pada sesi penjabaran program kerja paguyuban KSE UNJ periode 2024/2025. Paparan presentasi ini disampaikan oleh beberapa perwakilan divisi mulai dari BPH, Medkom, PSDB, Pendidikan, Kewirausahaan hingga ke Community Development. Dalam presentasi nya, mereka menyampaikan program kerja yang sudah dilaksanakan oleh paguyuban dan program kerja yang belum dilaksanakan oleh paguyuban beserta timeline kedepannya.

Selesai dengan pemaparan oleh masing-masing perwakilan divisi, dilanjutkan dengan pemaparan materi singkat perkenalan struktur baru pengurus KSE, hal ini dimaksudkan agar para penerima beasiswa lebih mengenal lebih dekat sosok di belakang KSE sehingga semangat luar biasa bisa ditularkan ke para peserta.
Sesi terakhir dilaksanakan dengan FGD community development. Pada sesi ini peserta dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu Kelompok Sekar Mukti, Nugget Kelor, Marketing, Finance dan Event. Masing-masing kelompok saling bersinergi untuk merumuskan rencana kerja yang akan dilaksanakan. Pada kelompok Sekar Mukti, mereka mendiskusikan lebih dalam tahapan apa saja yang dibutuhkan untuk pengembangan Sekar Mukti kedepannya, baik dari pengadaan pelatihan hingga ke perbaikan produk dan packaging.

Pada kelompok nugget kelor, sama hal nya dengan kelompok Sekar Mukti, mereka mendiskusikan tahapan apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan nugget kelor, mulai dari perijinan hingga ke kemungkinan kerjasama dengan beberapa agent. Kelompok sekar mukti dan nugget kelor ini harus didukung oleh kelompok Marketing, kelompok marketing mendisukikan metode apa saja yang akan digunakan untuk menunjang hasil produksi yang dirancang oleh tim Sekar Mukti dan Nugget Kelor, mulai dari perencanaan adanya BA tiap program hingga ke media promosi yang akan digunakan. Tidak hanya itu, untuk menutup kebutuhan bulanan operasional sekretariat KSE UNJ, dibutuhkan perhitungan yang matang antara berapa besaran uang yang harus bisa didapatkan dari usaha yang dimiliki oleh paguyuban, antara lain dari divisi kewirausahaan, Produk Comdev hingga ke divisi pendidikan. Hal ini harus sejalan semua dengan metode pemasaran yang telah dirancang sebelumnya sehingga perhitungannya harus tepat. Kelompok terakhir yait event, mereka merancang kegiatan apa saja yang bisa diadakan untuk menunjang produksi dari comdev dan teknik marketing yang telah dirancang tersebut, seperti event bulanan kampus hingga event di luar kampus.