Foto bersama tamu undangan yang terdiri dari Donatur dan Pengurus KSE, 06 November 2025
Jakarta, 06November 2025 – Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) kembali menggelar acara ramah tamah bersama jajaran pengurus, dewan pembina, serta donatur di Seribu Rasa Gunawarman. Acara ini dihadiri oleh 26 partisipan yang menjadikan momentum untuk mempererat hubungan antara para pemangku kepentingan KSE sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung pendidikan di Indonesia.

Acara dibuka oleh Adrian Karim Januar selaku pembawa acara sekaligus Ketua Eksekutif KSE. Dalam pembukaan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung KSE sehingga dapat terus berdiri hingga 30 tahun, termasuk para donatur, dewan pembina, serta staf yang selama ini berperan aktif dalam mengembangkan program beasiswa.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan. Melalui kolaborasi ini, KSE dapat terus memberikan manfaat kepada lebih dari 2.200 penerima beasiswa di seluruh Indonesia,” ujar Adrian.

Selanjutnya, sambutan hangat disampaikan oleh. F. Chapman Taylor, selaku Distinguished Philanthropistsekaligus Pembina Yayasan KSE. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menciptakan akses pendidikan yang merata.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memberi kesempatan membentuk insan-insan cerdas melalui pendidikan. Saya berharap ke depan, jumlah penerima beasiswa KSE dapat mencapai 10.000 mahasiswa. Mari bersama-sama membantu generasi muda Indonesia agar mereka dapat belajar, berkembang, dan mencapai potensi terbaik mereka,” tutur Chapman kepada seluruh audiens
Pesan yang disampaikan oleh Mr. Chapman tersebut menjadi pengingat mendalam bagi seluruh keluarga besar KSE bahwa pendidikan bukan sekadar tanggung jawab lembaga atau individu, tetapi merupakan kolaborasi lintas sektor. Komitmen beliau mencerminkan visi jangka panjang KSE untuk terus memperluas akses pendidikan berkualitas, sehingga semakin banyak mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat meraih mimpinya. Melalui dukungan para donatur dan sinergi dengan para mitra, cita-cita untuk mencetak sepuluh ribu penerima beasiswa bukan sekadar angka, melainkan simbol dari harapan, keberlanjutan, dan dedikasi terhadap kemajuan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi inspirasi oleh alumni KSE, Icu Marwati, yang menceritakan perjalanan dan peran beasiswa KSE dalam membentuk kepercayaan dirinya.
“KSE memberikan kesempatan yang sama tanpa memandang latar belakang jurusan atau nama besar kampus. Sebagai mahasiswi Sastra Prancis, saya pernah ragu, namun KSE meyakinkan saya bahwa setiap perempuan, apapun jurusannya, pantas untuk bermimpi dan berdaya.”
Kisah ini menjadi refleksi bahwa KSE bukan hanya sekadar program beasiswa, melainkan juga ruang penguatan nilai dan pemberdayaan diri bagi penerima manfaatnya. KSE percaya bahwa setiap individu memiliki potensi dan impian yang layak diperjuangkan. Melalui dukungan beasiswa, pelatihan pengembangan diri, serta pendampingan berkelanjutan, KSE tidak hanya membantu mahasiswa untuk menempuh pendidikan, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa mereka mampu mencapai mimpi-mimpi besarnya.

Selain menjadi momen apresiasi bagi para donatur, acara ramah tamah ini juga menjadi ruang refleksi dan kolaborasi bagi seluruh peserta untuk saling berbagi pandangan tentang masa depan pendidikan Indonesia. Dalam suasana yang penuh keakraban, para tamu undangan berdiskusi ringan, bertukar ide, dan memperkuat jejaring profesional yang selama ini telah terjalin melalui dukungan terhadap KSE. Acara ini bukan hanya menandai pencapaian bersama, tetapi juga menegaskan komitmen KSE untuk terus melahirkan generasi muda berdaya dan berintegritas melalui program beasiswa dan pengembangan karakter. Dengan semangat kebersamaan yang hangat, acara ditutup dengan sesi foto bersama dan jamuan makan malam — meninggalkan kesan mendalam akan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah.