KSE Students Summit merupakan kegiatan tahunan yang mempertemukan para pengurus paguyuban penerima Beasiswa KSE se Nusantara. Pada tahun 2023 ini, KSE Students Summit 2023 berlangsung pada tanggal 4-12 November 2023 di Hotel Bentani Cirebon, Jawa Barat. Acara yang berlangsung selama 9 hari ini diikuti oleh 113 peserta yang merupakan para leaders dari 35 paguyuban KSE se Nusantara dari Sabang sampai Merauke.
Pembukaan acara dilaksanakan pada 5 November 2023 oleh Bapak Hengky Poerwowidagdo selaku Chief Operating Officer (COO). Dalam sesi pembukaan ini, diisi dengan pengenalan atau pengantar tentang bagaimana camp ini kedepannya, serta topik dan hal apa saja yang bisa didapatkan dari camp ini, serta pengenalan lebih jauh terkait Karya Salemba Empat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyematan kartu tanda peserta sebagai simbol bahwa camp telah dimulai.


Agenda summit mencakup berbagai topik, mulai dari “Membangun Organisasi yang Berdampak” yang dipresentasikan oleh Hengky pada Minggu, 5 November, hingga sesi tentang “Leading with Impact” oleh Arif Mulizar dan “Managing Team & Building Teamwork” oleh Rendi Aries Fajrin pada Senin, 6 November. Pekan ini dilanjutkan dengan diskusi tentang “Powerful Communication” bersama Sinta Setyaningsih dan “Branding Paguyuban” yang dipimpin oleh Helmi pada Selasa, 7 November.

Puncak pertengahan pekan melibatkan eksplorasi Cirebon melalui sesi “Riset dan Social Mapping” yang difasilitasi oleh KSE pada Rabu, 8 November. Program berlanjut dengan sesi akuntabilitas keuangan, strategi komunikasi, dan fokus pada praktik berkelanjutan, termasuk sesi tentang “Riset, Strategi, dan Pengembangan Bank Sampah” yang dipimpin oleh Wilda Yanti pada Jumat, 10 November.

Seiring berjalannya summit, Sabtu, 11 November, menampilkan berbagi pengalaman dan wawasan alumni, sambil diakhiri dengan presentasi “KSE Values” oleh Tatan A Taufik. Summit mencapai puncaknya pada Sabtu sore dengan presentasi “Program 2023-2024” dan upacara penutupan yang dipimpin oleh KSE. Sepanjang minggu, pertemuan malam dan briefing memastikan pengalaman yang berkesan dan berdampak bagi semua peserta.
Sabtu, 11 November, Closing Ceremony diakhiri dengan momen berkesan yang mencakup pelepasan nametag sebagai simbol akhir dari serangkaian kegiatan. Acara penutupan ini diperkaya dengan penampilan puisi dan tarian nusantara, yang memberikan sentuhan seni dan keindahan budaya. Pelepasan nametag menjadi lambang perpisahan sementara tetapi juga memupuk rasa persatuan yang telah dijalin selama acara. Puisi dan tarian nusantara tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan warisan budaya yang memperkaya pengalaman para peserta. Dengan demikian, Closing Ceremony tidak hanya menjadi penutupan formal, tetapi juga menjadi momen berbagi emosi, keindahan seni, dan apresiasi terhadap keanekaragaman budaya yang memperkaya perjalanan acara tersebut.

Gerakan pungut sampah yang dilakukan sepanjang jalan dari Hotel Bentani menuju Stasiun Cirebon dengan menggunakan baju adat mencerminkan upaya kolaboratif untuk mempromosikan kesadaran lingkungan dan melestarikan budaya lokal. Tujuan utamanya adalah membersihkan lingkungan sekitar sambil menggugah kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah. Melibatkan pemakaian baju adat memberikan sentuhan kearifan lokal, memperkaya nilai-nilai tradisional dalam konteks aktivitas kebersihan. Selain menciptakan kesan estetis, kegiatan ini berpotensi meningkatkan rasa bangga komunitas terhadap identitas budaya mereka. Dengan demikian, gerakan ini tidak hanya mencapai kebersihan fisik, tetapi juga menyumbang pada pemeliharaan warisan budaya dan memperkuat kesatuan sosial dalam mengatasi tantangan lingkungan.

Peserta Paguyuban KSE merasakan manfaat yang beragam seiring partisipasinya dalam organisasi ini. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari sebuah komunitas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, belajar menyelesaikan masalah kompleks, dan meningkatkan ketahanan terhadap stres. Paguyuban KSE tidak hanya sekadar wadah berorganisasi, melainkan juga menjadi keluarga yang memberikan dukungan sosial, saling berbagi, dan kesempatan untuk membangun jaringan. Selain itu, peserta juga dapat memanfaatkan platform ini untuk mengasah keterampilan yang akan sangat berharga di dunia nyata, sesuai dengan tren keterampilan yang dibutuhkan pada masa mendatang. Dengan begitu, keanggotaan dalam Paguyuban KSE tidak hanya memberikan manfaat organisasional, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pengembangan pribadi dan profesional peserta.