Pada Kamis, 31 Oktober 2024, Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) bekerja sama dengan PT Insight Investments Management (IIM) menyelenggarakan Financial Literacy & Good Communication Skill Seminar. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dalam mengelola keuangan serta mengasah keterampilan komunikasi yang diperlukan dalam organisasi. Kegiatan ini diadakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh 150 mahasiswa dari 35 PTN mitra KSE, termasuk 12 penerima beasiswa Insight tahun 2024–2025.

Acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan pembukaan oleh MC, diikuti pemutaran lagu Indonesia Raya dan Mars KSE. Setelah itu, disampaikan presentasi mengenai prestasi para penerima beasiswa PT Insight Investments Management (IIM) serta aktivitas Community Development (Comdev) yang telah dilakukan, yang menyoroti kontribusi positif penerima beasiswa KSE dalam berbagai kegiatan sosial.

Sambutan resmi diberikan oleh Rendi Septian, Wakil III Yayasan KSE, yang mewakili Pengurus Eksekutif KSE. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pendidikan berkualitas serta komitmen KSE untuk mencetak generasi muda yang melek teknologi dan finansial. Beliau juga mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin antara KSE dan Insight.

Selanjutnya, Muhammad Isnaeni Setiawan, CSR Coordinator PT Insight Investments Management (IIM), menyampaikan dukungan penuh dari pihak IIM terhadap pengembangan mahasiswa penerima beasiswa KSE agar siap menghadapi tantangan finansial di masa depan. Sesi sambutan ditutup dengan peresmian Program Beasiswa Insight dan sesi foto bersama penerima beasiswa dan perwakilan Insight.



Sesi pertama dimulai dengan materi Financial Literacy oleh Ibu Alifah Ghina Maharani, CFP, Deputy Head Retail Sales & Distribution Alliances PT Insight Investments Management. Materi ini berfokus pada pentingnya pengelolaan keuangan sejak masa kuliah, termasuk pengenalan aplikasi InvestasIn sebagai solusi investasi berkelanjutan. Mahasiswa antusias menyimak dan berinteraksi dalam sesi tanya jawab yang berlangsung selama satu jam.

Sesi kedua menghadirkan materi Communication Skill oleh narasumber yang sama. Dalam sesi ini, mahasiswa mendapat wawasan praktis mengenai komunikasi efektif dalam organisasi serta tips penting dalam menghadapi wawancara kerja. Sesi ini juga diikuti dengan antusias oleh para peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi.

Seminar ini ditutup dengan ucapan terima kasih dari MC, diikuti harapan agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja dan berorganisasi. Banyak peserta menyampaikan antusiasme dan apresiasi atas materi yang diberikan, serta berharap kegiatan serupa dapat diadakan kembali di masa mendatang.