Serunya Pelatihan Membuat Pouch Bagi Ibu-ibu Kampung Pendayakan

Serunya Pelatihan Membuat Pouch Bagi Ibu-ibu Kampung Pendayakan

Diterbitkan
Kategori
Tag
Penulis
Bagikan
Cover THE FUN OF TRAINING TO MAKE POUCH FOR WOMEN IN DAYAKH VILLAGE

Yayasan Karya Salemba Empat (“KSE”) bersama paguyuban KSE UNJ melaksanakan pelatihan pembuatan pouch bagi Ibu-Ibu pada tanggal 29 Juli 2023 di Kp. Pendayakan, Desa Muara Bakti. Kegiatan ini merupakan salah satu dari agenda program Community Development yang didonaturi oleh PT Cikarang Listrindo yaitu program comdev Majun. Pelatihan ini akan berlangsung selama beberapa kali pertemuan, untuk pertemuan pertama berlangsung di salah satu rumah milik ibu-ibu yang juga terlibat dalam program tersebut. Dengan menggandeng lembaga menjahit yang cukup terkenal yaitu Juliana Jaya, kegiatan ini diikuti oleh 2 orang ibu-ibu dari Kp. Pendayakan dan juga 4 orang Karang Taruna Muara Bakti serta 4 mahasiswa penerima beasiswa KSE.

Kegiatan diawali dengan sedikit kata pengantar dan sambutan dari perwakilan staff Yayasan Karya Salemba Empat oleh Maya Dintasari dan Dewi Ghitsatul Hisan. Dilanjutkan dengan perkenalan dan penjelasan singkat oleh Guru dari Juliana Jaya yaitu Ibu Risma. Pada kesempatan kali ini Ibu Risma menjelaskan terkait bagaimana teknik menjahit yang benar mulai dari mengoperasikan mesin jahit hingga pembuatan desain untuk semua produk.

Setelah perkenalan, dilanjutkan dengan pembagian masing-masing alat yang akan digunakan untuk membuat desain tas mukena tersebut. Masing-masing ibu-ibu dan para mahasiswa serta perwakilan dari Karang Taruna telah memegang masing-masing alat yang akan digunakan untuk membuat desain tersebut. Praktik dimulai dengan membuat pola terlebih dahulu, dengan cara mengukur berapa panjang dan lebar dari tas yang dibuat contoh tersebut serta teknik dalam pengukuran panjang untuk suatu ukuran tas. Selesai dengan pembuatan pola dilanjutkan dengan penyesuaian lapisan untuk membuat tas mukena tersebut, dan dilanjutkan dengan kreasi dari masing-masing peserta untuk hiasan atau pola dari desain hiasan masing-masing tas.

Setelah selesai pembuatan desain untuk produk tas mukena, dilanjutkan dengan proses penjahitan, pada proses ini juga dijelaskan secara detail bagaimana teknik pengoperasian mesin jahit yang benar sehingga hasil jahitan akan terlihat lebih rapi. Selanjutnya, masing-masing peserta bergantian untuk menjahit produk yang telah mereka desain. Setelah pembuatan produk yang sesuai arahan dari guru selesai dibuat, masing-maing peserta membuat lagi produk lain hasil dari kreasi mereka sendiri, ada yang berebntuk dompet kecil, ada yang berbentuk pouch untuk tempat pensil hingga yang berbentuk tottebag atau tas tenteng. Ada total sekitar 8 produk yang berhasil dibuat oleh peserta yang ikut serta. Selain itu, diadakan diskusi terkait dengan keberlanjutan pelatihan menjahit dan juga keberlangsungan program itu sendiri. Ada banyak ide-ide menarik yang ingin dikembangkan oleh Ibu-Ibu Kp. Pendayakan sehingga program tidak terbatas pada pembuatan Majun saja.

Informasi

Artikel Terkait