Kegiatan Tatap Muka Penerima Beasiswa KSE PT Bank Panin ini diadakan pada Sabtu-Minggu, 03-04 Februari 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni UNPATTI, branch Manager dan Operational Manajer dari PT Bank Panin cabang Ambon dan Yayasan Karya Salemba Empat. Kegiatan ini dihadiri total 97 mahasiswa terdiri dari 40 mahasiswa umum UNPATTI dan 57 mahasiswa penerima beasiswa KSE .
Pembukaan dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Penerima Beasiswa KSE, dilanjuti menyanyikan Indonesia Raya dan Mars KSE bersama-bersama yang dipimpin oleh Dirigen. Kegiatan selanjutnya Presentasi mengenai Prestasi yang diperoleh oleh para mahasiswa binaan KSE dari Universitas Pattimura. Presentasi dilakukan oleh Marce Talapessy, Ketua Community development PKSE Universitas Pattimura. Selain itu juga dipresentasikan mengenai Kegiatan-kegiatan community development yang telah dilakukan dan akan dilakukan oleh komunitas penerima beasiswa yaitu Paguyuban KSE UNPATTI.
Kemudian, kita mendengarkan sambutan-sambutan dari para tamu undangan yang memberikan motivasi dan inspirasi kepada kita semua. Pertamasambutan dari bapak Tatan A. Taufik-Co-Founder & Dewan Pengawas dalam sambutannya mengungkapkan yayasan KSE ini mulai dari dibentuk sampai saat ini telah berkerja sama dengan 35 universitas di seluruh Indonesia mulai dari Universitas Syah Kuala sampai Universitas Cendrawasih. KSE telah berkerja sama dengan Unpatti sejak 2017 dan tahun 2024 ini 65 mahasiswa yang telah menerima dan ini masih belum memenuhi target yang kami rencanakan, KSE sendiri telah berkerja sama dengan beberapa coorporate dan beberapa donatur individual, salah satunya Panin yang telah berkerja sama dengan KSE lebih dari 13 Tahun.
Pak Tatan Taufik berharap kedepanya akan lebih banyak lagi pihak-pihak yang akan berkontribusi dengan yayasan ini dan kami akan terus berkerja keras agar kedepanya kami bisa lebih banyak membantu teman-teman mahasiswa.

Kedua, sambutan dari Bapak Nursaman –.Branch Manager Panin Bank Ambon Beliau menyambut baik kegiatan ini. Dimana Bapak Asrul berharap kerjasama PT Bank Panin dengan KSE dapat lebih baik lagi dan terus terjalin sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak lagi kepada para mahasiswa mengungkapkan Penin Bank awal pertama kali berdiri di kota ambon sejak 2009 telah banyak melaksanakan kegiatan sosial diluar kegiatan perbankan, termasuk bekerja sama dengan yayasan KSE untuk menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa di Kota Ambon.
Ketiga sambutan Dari Prof. Dr. Jusuf Madubun, M.Si – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan mengungkapkan ada 13 jenis beasiswa yang telah diberikan baik Pemerintah, BUMN dan yayasan kepada Mahasiswa Unpatti namun hanya beberapa saja yang penerimanya itu aktif salah satunya adalah penerima beasiswa KSE.
Dikatakan kegiatan bank sampah merupakan sebuah model social enterpreneur yang mana selain berwirausaha mahasiswa juga dapat menjalankan kegiatan sosial yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Madubun berharap agar pengalaman ini kiranya dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta dapat di edukasikan kepada adik-adik penerima beasiswa selanjutnya agar dapat berinovasi dan melakukan kegiatan yang dapat berdampak positif bagi lingkungan.
Simbolisasi Penyerahan beasiswa PT Bank Panin Tbk kepada mahasisa unpatti yang mana untuk pemberian simbolisasi diwakilkan oleh bapak Nursaman Dari Bank panin dan penerima beasiswa diwakilkan oleh Kezia Maria kalalo matitaputty dan irfan rumagia dan dalam penerimaan didampingi oleh Bapak Tatan A Taufi dan Prof. Dr. Jusuf Madubun, M.Si

Selanjutnya, ada penyerahan cinderamata dari KSE kepada PT Bank Panin dan UNPATTI sebagai tanda terima kasih atas dukungan mereka. Sebagai bentuk apresiasi dan tanda terima kasih kepada para Donatur dan Mitra Perguruan Tinggi Negeri, KSE memberikan cinderamata kepada mereka. Simbolisasi dilakukan oleh Bapak Tatan A Taufik kepada Bapak Nursaman dan Bapak Prof. Dr. Jusuf Madubun, M.S.
Setelah itu, kita mengikuti talkshow yang sangat menarik dengan tema “Produktifitas Bersama untuk Membangun Negeri. Personal branding menrut ketiga narasumber yang di paparkan adalah proses membangun dan mengelola citra serta reputasi pribadi seseorang. Ini melibatkan penentuan nilai-nilai, keahlian, dan karakteristik unik yang membedakan seseorang dari orang lain, serta cara-cara untuk mengkomunikasikan hal tersebut kepada orang lain melalui berbagai platform dan interaksi. Tujuan dari personal branding adalah untuk menciptakan kesan positif dan membangun hubungan yang kuat dengan audiens yang relevan, baik itu dalam konteks profesional maupun pribadi.
Bapak Nusaman juga menjelaskan Membangun personal branding sebagai seorang mahasiswa untuk bersiap memasuki dunia kerja memerlukan beberapa langkah strategis: Menentukan Brand Identity: Kenali diri Anda dengan baik. Tentukan nilai-nilai, minat, keahlian, dan tujuan Anda yang unik. Identifikasi apa yang membuat Anda berbeda dan istimewa. Penguasaan Kompetensi: Tingkatkan dan kembangkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan bidang atau industri yang Anda minati. Terlibatlah dalam proyek-proyek, magang, atau aktivitas ekstrakurikuler yang dapat memperkuat keterampilan Anda

Konten Online yang Relevan: Buat dan kelola profil online yang mencerminkan identitas dan keahlian Anda. Ini bisa meliputi profil LinkedIn yang diperbarui secara teratur, blog atau situs web pribadi yang menyoroti proyek-proyek atau pengalaman Anda, dan keterlibatan aktif dalam platform media sosial yang relevan. Networking: Bangun jaringan profesional dengan sesama mahasiswa, dosen, alumni, dan profesional di industri yang Anda minati. Hadiri acara networking, seminar, atau konferensi untuk memperluas jaringan Anda.Merek Diri dalam Komunitas: Terlibat dalam kegiatan dan proyek di dalam dan di luar kampus yang memungkinkan Anda untuk memperlihatkan kepemimpinan, keterampilan interpersonal, dan kontribusi Anda terhadap masyarakat. Konsistensi dan Autentisitas: Pastikan bahwa pesan dan tindakan Anda konsisten dengan citra pribadi yang ingin Anda bangun. Jadilah otentik dan transparan dalam interaksi Anda dengan orang lain. Pelajari tentang Dunia Kerja: Selidiki tentang tren industri, perusahaan, dan posisi pekerjaan yang Anda minati. Pahami apa yang dibutuhkan oleh pasar kerja dan persiapkan diri Anda untuk memenuhi permintaan tersebut.
Produktifitas adalah ukuran efisisensi dalam menghasilkan output yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan menurut Bpak Prof. Dr. Jusuf Madubun, M.Si lakukan hal” kecil seperti yang yang sdh dilakukan oleh kse Unpatti membantu masyrakat agar lebih peduli akang sampah kemudian membantu dalam mencerdaskan kehidupan bangsa itu juga sdh sala satu point penting yang menjadi acuan dalam dunia pekerjaan.
Gunakan media sosial dengan baik jangan memposting sesuatu yang tidak ada nilainya karna itu merupakan salasatu bentuk penilaiannya saat memasuki dunia pekerjaan,Kadang media sosialmu yang menentukan apakah anda diterima atau tidak,Tetap punya mimpi yang besar karna dengan mimpi maka ada punya dua kemungkinan menuju kesuksesan
Kemudian untuk emasuki dunia kerja kita diharapkan agar dapat menngkatkan kualitas diri kita dengan mengikuti organisasi yang mana itu dapat melati kita agar di dalam dunia kerja kita sida siap untuk bekerja dengan baik.

Di hari kedua, ibu sinta setyaningshi saat ini bekerja sebagai Head of Corporate Communications GoTo Group. Dalam pemaparan materi, Ibu sinta mengemukakan tiga sub topik, Public Speaking (Berbicara di Depan Umum): Persiapan yang matang: Persiapkan materi dengan baik, ketahui audiens Anda, dan latihlah sebanyak mungkin sebelum presentasi. Struktur yang jelas: Gunakan struktur seperti pengenalan, isi, dan kesimpulan untuk membantu audiens mengikuti presentasi Anda. Praktek yang konsisten: Latihan teratur membantu memperbaiki keahlian dan mengurangi kecemasan saat berbicara di depan umum. Bahasa Tubuh Saat Berbicara: Kontak mata: Jaga kontak mata dengan audiens untuk membangun koneksi dan menunjukkan kepercayaan diri.Postur tubuh: Berdiri tegak dengan bahu yang terbuka membantu memancarkan kepercayaan diri.Gerakan tubuh yang disengaja: Gunakan gerakan tubuh yang relevan dengan pesan Anda untuk menambah kejelasan dan daya tarik. Membangun Kepercayaan Diri Saat Berbicara: Persiapkan diri dengan baik: Pengetahuan yang kuat tentang materi Anda akan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Fokus pada audiens: Alihkan perhatian dari diri sendiri ke audiens Anda untuk mengurangi kecemasan. Latihan pernapasan dan relaksasi: Latihan pernapasan dalam dan teknik relaksasi dapat membantu mengurangi ketegangan fisik dan mental sebelum berbicara di depan umum. Praktik secara konsisten dan berani mencoba teknik-teknik ini akan membantu Anda menjadi seorang pembicara yang lebih percaya diri dan efektif.