Young Investor Camp I with PT Mandiri Sekuritas

Young Investor Camp I with PT Mandiri Sekuritas

Diterbitkan
Kategori
Tag
Penulis
Bagikan
cover Young Investor Camp I with PT Mandiri Sekuritas

Kegiatan “Young Investor Camp I” dengan tema “leadership and Financial Litracy” bersama PT Mandiri Sekuritas berlangsung pada Jumat, 22 Maret 2024 bertempat di The Loft Mandiri Sekuritas, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 penerima beasiswa KSE dari Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten yang hadir secara langsung dan sekitar 100 penerima beasiswa KSE yang hadir secara daring.

Acara berlangsung dari  pukul 14.00 – 17.00 WIB, pertama-tama sambutan pertama oleh Ibu Firdila Sari sebagai Donor Relation Yayasan Karya Salemba Empat menggambarkan pentingnya beasiswa sebagai instrumen untuk mengembangkan integritas, kebangsaan, dan kompetensi para penerima beasiswa. Ibu Firdila Sari menyampaikan harapan akan kontribusi positif yang dapat diberikan oleh mahasiswa penerima beasiswa dalam mewujudkan potensi terbaik mereka di masa depan. Sambutan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, yayasan, dan perusahaan untuk memajukan pendidikan dan literasi keuangan di Indonesia.

Setelah sambutan, dilakukan simbolisasi Program Beasiswa PT Mandiri Sekuritas sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan. Simbolisasi Program Beasiswa PT Mandiri Sekuritas pada acara ini melibatkan tindakan representatif yang menggambarkan komitmen dan harapan bersama antara penerima beasiswa, perusahaan, dan yayasan. Simbolisasi ini mungkin meliputi momen penyerahan tanda penghargaan kepada para penerima beasiswa sebagai simbol dukungan dan investasi dalam pengembangan potensi mereka.

Materi tentang Leadership in Organization yang disampaikan oleh Ibu Nadya Siregar, selaku Head of Corporate Secretary and Communication PT Mandiri Sekuritas, menegaskan berbagai tipe kepemimpinan serta bagaimana menjadi seorang pemimpin yang berpusat pada manusia (human-centered) namun tetap mampu mencapai target yang ditetapkan.

Ibu Nadya juga membagikan pengalaman bertahun-tahun sebagai seorang pemimpin yang didasarkan pada keterampilan komunikasi yang tinggi, yang didukung oleh latar belakang pendidikan S2-nya. Materi ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya membangun hubungan yang baik dengan tim serta memimpin dengan cara yang menginspirasi, sambil tetap fokus pada pencapaian tujuan organisasi. Ibu Nadya mengilustrasikan bagaimana keterampilan komunikasi yang efektif dapat menjadi kunci dalam memimpin dengan sukses dalam lingkungan kerja yang dinamis dan beragam.

Pada materi “Pengenalan Pasar Modal dan Produk Investasi” yang disampaikan oleh Norman Yudha Aditya Andreswara, yang menjabat sebagai Relation Officer PT Mandiri Sekuritas, peserta acara diperkenalkan dengan konsep dasar pasar modal serta berbagai produk investasi yang tersedia. Materi ini membahas pentingnya memahami cara kerja pasar modal, termasuk peran dari saham, obligasi, reksa dana, dan instrumen investasi lainnya.

Norman Yudha Aditya Andreswara juga menjelaskan mengenai strategi investasi yang cerdas dan berkelanjutan, serta memberikan wawasan tentang risiko dan return yang terkait dengan investasi dalam pasar modal. Dengan pengetahuan ini, diharapkan para peserta dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik dan memahami peran penting pasar modal dalam pertumbuhan ekonomi dan keuangan.

Dengan adanya sesi tanya jawab, diharapkan peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih komprehensif dan dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih baik dan cerdas untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Selain itu, sesi tanya jawab juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk bertukar pikiran dan belajar dari pengalaman satu sama lain dalam konteks pasar modal dan investasi.

Dalam penutupan acara, Ibu Theodora, Direktur Retail PT Mandiri Sekuritas, memberikan pesan yang kuat dan menginspirasi kepada para peserta. Beliau menekankan pentingnya investasi sedini mungkin sebagai langkah preventif untuk menghindari bencana yang tidak terduga di masa depan. Dengan perumpamaan “be a farmer first lalu nanti akan jadi harvest dikemudian”, Ibu Theodora menggambarkan betapa pentingnya membangun fondasi keuangan yang kuat dan konsisten dari usia muda. Peserta diingatkan akan pentingnya mengatur keuangan dan finansial secara bijaksana untuk mencapai masa depan yang lebih stabil dan meraih kebebasan finansial sedini mungkin. Pesan ini menegaskan bahwa investasi bukan hanya tentang memperoleh keuntungan finansial, tetapi juga tentang membangun keamanan dan kemandirian finansial untuk masa depan yang lebih baik.

Informasi

Artikel Terkait