Seminar Nasional “Inspiration For Brighter Future”

Seminar Nasional “Inspiration For Brighter Future”

Diterbitkan
Kategori
Tag
Penulis
Bagikan
cover SEMINAR NASIONAL “Inspiration for Brighter Future”

Yayasan Karya Salemba Empat menggelar kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Inspiration for Brighter Future” yang dilaksanakan di Gedung Nano – Universitas Airlangga, Surabaya. Rangkaian materi yang disampaikan pada kegiatan kali ini yaitu Talkshow “Kekuatan Komunikasi, Inspiration & Career Journey ” oleh Mirza Adityaswara dan Sofyan Djalil, “Multi-Brand Concept in F&B Business” oleh Abraham Viktor, “Renewable Energy & Berkarir di bidang Energi” Oleh Dessi Yuliana & Labitta Tsuraya Widagdo, “Anugerah Waktu” oleh Satriadi Indarmawan, “Indonesia Sovereign Wealth Fund” oleh Cyril Noerhadi dan “Product Management” oleh Firdila Sari. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-12 Mei 2024 dan diikuti oleh 264 mahasiswa penerima beasiswa KSE dari Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Brawijaya dan mahasiswa umum.

Kegiatan Seminar Nasional ini juga merupakan salah satu rangkaian penutupan Kegiatan Entrepreneur Academy dan pembukaan kegiatan Technology for Indonesia 2024. Pada kesempatan kali ini, dihadapan para pembicara dan peserta kegiatan seminar nasional, salah satu perwakilan dari tim Entrepreneur Academy dan Technology for Indonesia menyampaikan sedikit presentasi mengenai program yang tengah berjalan tersebut, mulai dari sejarah hingga usaha atau inovasi apa saja yang saat ini sedang dikembangkan oleh mereka

Sambutan-sambutan juga disampaikan oleh beberapa pihak antara lain oleh Bapak Ahmad Solihin selaku wakil ketua eksekutif Yayasan Karya Salemba Empat dan juga Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak.selaku Rektor dari Universitas Airlangga. Kedua nya menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini, antara KSE dan juga Universitas Airlangga. Kedepannya semoga lebih banyak lagi program-program pengembangan yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa penerima beasiswa KSE sehingga mimpi bersama untuk mewujudkan lulusan yang berintegrasi dan memiliki keahlian dalam berbagai bidang bisa diwujudkan.

Selanjutnya, Bapak Mirza Adityaswara selaku ketua dewan pembina KSE juga berkesempatan untuk memberikan penghargaan kepada paguyuban yang paling banyak mengirimkan delegasi di kegiatan Entrpreneur Academy dan Technology for Indonesia tahun 2024 ini. Paguyuban KSE Universitas Andalas menjadi paguyuban dengan peserta terbanyak yang mengikuti atau mengirimkan delegasi pada program Entrepreneur Academy dan Paguyuban KSE Universitas Negeri Medan menjadi universitas dengan delegasi terbanyak pada program Technology for Indonesia.

Pada hari ini ada 3 sesi materi yang akan disampaikan oleh para narasumber,  sesi pertama Talkshow dengan tema “Kekuatan Komunikasi dan Inspiration & Career Journey” oleh Mirza Adityaswara – Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan & Ketua Dewan Pembina KSE dan Sofyan Djalil – Komisaris PT AKR Corporindo dan Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian 2014-2019. Pada talkshow kali ini dipimpin oleh Inyatulloh selaku alumni dari KSE ITS dan juga Dewan Pengurus KSE.

Bapak Mirza menjelaskan pentingnya komunikasi. Perannya, tak hanya sekedar sebagai penyampai pesan saja tetapi sangat kompleks. Dalam dunia kerja, komunikasi  sangat dibutuhkan tim untuk membuahkan pencapaian yang terbaik. Teknik-teknik komunikasi juga harus dipelajari dan dipraktikkan oleh semua orang karena manfaatnya sangat besar. Setelah Bapak Mirza menyampaikan sedikit materi mengenai kekuatan komunikasi dilanjutkan dengan talkshow bersama Bapak Sofyan Djalil. Keduanya slaing menceritakan berbagai pengalaman hidup yang mereka jalankan, mulai dari jatuh bangun dalam berkarir hingga kunci keberhasilan mereka dalam melanjutkan hidup yang layak. Inspirasi dan motivasi mereka sampaikan kepada para peserta agar para peserta mengetahui bahwa semua hal di dunia ini tidak ada yang instan, harus membutuhkan kerja keras dan juga perjuangan. Antusias dari para peserta juga sangat tinggi, mereka menyampaikan pertanyaan demi pertanyaan kepada kedua pemateri

Materi selanjutnya disampaikan oleh Abraham Viktor – CEO of Hangry. Beliau menyampaikan materi mengenai “Multi-Brand Concept in F&B Business”. Pemilik usaha berbagai macam merk makanan ini menyampaikan secara detail bagaimanastrategi dalam berbisnis khususnya dalam bidang F&B. Dalam menjalankan bisnis ini, beliau menggunakan strategi Multi-Brand dimana dalam satu dapur memiliki banyak Merk atau Brand sehingga hal ini dapat meminimalisir biaya operasional. Hal ini bisa diikuti oleh teman-teman mahasiswa yang memang berminat dalam dunia F&B. Tetapi, beliau juga menyampaikan bahwa dalam menjalankan suatu bisnis pasti terdapat hambatan dan rintangan yang ditemui, dan itu snagat wajar. Yang terpeting adalah sebagai seorang pebisnis, mindset bisnis harus ditegaskan agar ketika terjadi hal yang tidak diinginkan bisa teratasi dengan strategi-strategi yang dijalankan.

Pada sesi terakhir di hari pertama Seminar Nasional ini, dilanjutkan dengan pemaparan materi dalam bentuk talkshow bersama dengan Dessi Yuliana – Chief Operating Officer Carbon X investments PTE.LTD dan Labitta Tsuraya Widagdo – Corporate Secretary Staff PT pertamina New & Renewable Energy. keduanya menyampaikan terkait renewable energy, Bu Dessi menyampaikan bahwa Carbon financing adalah karbon grading yang ada nilainya yang ditentukan oleh pemerintah (pajak karbon) / pasar. Singkatnya pembiayaan atas produksinya karbon (/ton). Pihak yang berperan dalam perdagangan karbon adalah exchange (diperjualbelikan sertifikasinya seperti saham), buyer companies. Selain itu, Labitta Tsuraya juga menyampaikan hal yang terkait dengan berkarir di perusahaan yang bergerak di bidang energy. Beliau menyampaikan bagaimana bahwa semua hal yang kita lakukan seperti pengalaman organisasi, pengalaman mengikuti kompetisi, dll sangat berperan penting dalam menentukan karir kita kedepannya. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan bahwa kita memiliki value yang pantas di suatu perusahana tersebut. Beliau juga berpesan bahwa ketika kita memiliki suatu kesempatan untuk menunjukkan bakat atau kemampuan kita maka lakukan effort yang lebih besar untuk menunjukkan hal tersebut.

Kegiatan Seminar Nasional berlanjut di Hari kedua, pada Hari Minggu, 12 Mei 2024. Ada beberapa materi juga yang akan disampaikan oleh beberapa pemateri pada pagi hari ini. Antara lain, materi pertama mengenai Anugerah Waktu oleh Bapak Satriadi Indarmawan selaku Pressident Commisioner PT Rajawali Nusindo & Ketua Dewan Pengawas KSE. Beliau dipandu oleh Sisca salah satu alumni KSE UNAND. Bapak Satriadi menyampaikan kepada para peserta bahwa betapa harusnya kita bersyukur akan waktu yang kita punya, semua orang memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam oleh karena itu yang membedakan adalah bagaimana kita memanfaatkan dengan baik waktu tersebut. Di sela-sela penjelasan tersebut, beliau juga menceritakan betapa dahsyatnya pengalaman beliau dalam memanfaatkan waktu, mulai dari bangkit dari beberapa penyakit yang sempat merenggutnya hingga sekarang bisa kembali duduk membersamai para beswan KSE di seluruh nusantara. Beliau berpesan bahwa ketika kita menginginkan sesuatu maka kita harus memaksimalkan waktu yang kita punya dan mensyukurinya.

Materi selanjutnya berkaitan dengan keuangan negara disampaikan langsung oleh Bapak Cyril Noerhadi – Dewan Pengawas Indonesia Investments Authority. Beliau menyampaikan terkait posisi keungan negara yang berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa. Bapak Cyril menjelaskan tentang INA atau Indonesia Investments Authority yang bertujuan untuk membantu mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkesinambungan dan menciptakan kemakmuran bagi generasi mendatang. Beliau juga menjelaskan bagaimana seseorang memulai untuk menjadi investor dan bagaimana cara menarik persebaran investasi di Indonesia.

Serangkaian kegiatan Seminar Nasional selama 2 hari ini ditutup dengan materi Product Management oleh Firdilla Sari – Direktur Bank Aladin Syariah & Donor Relation KSE. Beliau menyampaikan mengenai strategi bagaimana dalam mencipatkan suatu produk.Dalam membuat produk yang pertama harus punya strategi perencanaan yang terbagi menjadi short term dan long term goals. Kedua, kolaborasi dengan vendor. Ketiga, memfokuskan kepada keinginan dan menjawab permasalahan user. Keempat memiliki jiwa leadership. Selain itu, menjelaskan juga bagaimana cara menentukan story point yang tepat, bagaimana cara kita sebagai product manager bisa mudah beradaptasi dan  bagaimana cara agar dapat bisa lebih profesional dalam berkomunikasi

Informasi

Artikel Terkait