- KSE dibentuk oleh 8 founder pada periode 1995–1998.
- Para founder: Satriadi Indarmawan, Mirza Adityaswara, Laksono Widodo, Tatan A Taufik, Rizal B. Prasetijo, Salusra Satria, Basya G. Himawan dan Robert Tumiwa.
- Fokus: meletakkan dasar visi, misi, dan konsep beasiswa berbasis komunitas di FEUI saat itu.
KSE Board Through the Years
momen-momen kunci, transisi, dan capaian yang membentuk ekosistem KSE. Berawal dari patungan para pendiri sejak tahun 1995, yang pada awalnya hanya mampu mendukung 3 mahasiswa, kini KSE telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 30.000 mahasiswa. Di balik pencapaian ini, terdapat Board Manajemen yang solid, saling bahu-membahu, dan berhasil menggandeng berbagai mitra. Berkat Dedikasi Seluruh jajaran Dewan dan Pengurus secara pro-Bono atau kerja sukarela ini, KSE kini dikenal sebagai salah satu pemberi beasiswa independen terbesar di Indonesia..
Timeline Perjalanan
Board Manajemen KSE berkembang secara bertahap: pada akhir 1990-an membentuk struktur formal dengan Ketua, Wakil Ketua, dan divisi tanggung jawab, lalu pada 2006–2015 menambah koordinator divisi dan menetapkan prosedur resmi dalam akta yayasan sambil menggandeng mitra universitas dan lembaga, kemudian pada 2016–2020 fokus pada digitalisasi manajemen dan pengembangan kepemimpinan penerima beasiswa, hingga kini pada 2025 Board Manajemen KSE menjalankan koordinasi multi-divisi yang solid dan kolaborasi strategis.
- KSE resmi didirikan 3 Oktober 1998 melalui Akta No.10 Notaris Elliza Asmawel SH.
- Ketua dijabat oleh Satriadi Indarmawan, dengan Tatan Ahmad Taufik sebagai Wakil Ketua. Sekretaris dipegang oleh Basya Giawarman Himawan, dibantu Wakil Sekretaris Robert Tumiwa. Bendahara adalah Mirza Adiyaswara, dengan Salustra Satria sebagai Wakil Bendahara.
- Fokus: merintis program beasiswa dan jejaring kampus.
- Akta No.26 (21 Februari 2001) menetapkan Dewan Pendiri secara resmi.
- Dewan Pengawas terdiri dari Satriadi Indarmawan sebagai Ketua, dengan Tatan Ahmad Taufik dan Robert Tumiwa sebagai anggota. Sementara Dewan Pengurus dipimpin oleh Mirza Adityaswara sebagai Ketua, didampingi Harumi Cempaka sebagai Wakil Ketua, Basya Giawarman Himawan dan Juita masing-masing sebagai Sekretaris I dan II, serta Yasmine dan Salustra Satria sebagai Bendahara I dan II.
- Pemisahan peran pembina, pengawas, pengurus mulai berjalan.
- Ketua Dewan Pengurus: Laksono Widodo.
- Struktur masih mengikuti Akta No.26 (21 Februari 2001) hanya pergantian ketua, dan dewan pembina (pergantian ini tidak tercatat di Notaris).
- Penerusan konsolidasi struktur dan program beasiswa.
- Pengurus KSE terdiri dari Basya G. Himawan sebagai Ketua, Budi Unggul Wibowo sebagai Wakil Ketua, Marsangap P. Tamba sebagai Bendahara, Kennyarso F. Soejatman sebagai Sekretaris I, dan Ahmad Solihin sebagai Sekretaris II. Pembina yayasan antara lain Mirza Adityaswara, Laksono Widito, dan Satriadi Indarmawan, sementara Dewan Pengawas dijabat oleh Harumi Cempaka Sudjoko dan Yasmine Nasution.
- Pendiri resmi dicatat 11 orang diantaranya Satriadi Indarmawan, Mirza Adityaswara, Laksono Widito, Rizal B. Prasetijo, Salustra Satria, Robert Tumiwa, Bramantyo Ajie, Harumi Cempaka Sudjoko, dan Yasmine Nasution.
- Ketua Pembina: Mirza Adityaswara; dengan Rizal Bambang Prasetijo, Laksono Widito, dan Pramukti Surjaudaja sebagai anggota.
- Ketua Pengawas: Satriadi Indarmawan.serta Yasmine Nasution dan Salustra Satria sebagai anggota.
- Ketua Pengurus: Tatan Ahmad Taufik yang diangkat tahun 2008. Merupakan Ketua KSE Terlama Saat ini.
- Kennyarso F. Soejatman, Ahmad Solihin, dan Ferdinand Dion masing-masing sebagai Sekretaris 1, 2, dan 3, serta Marsangap P. Tamba, Ami Tantri, dan Debby Rima sebagai Bendahara 1, 2, dan 3. Struktur pengurus ini makin lengkap dan lebih banyak serta pembentukan Chief Operating Officer di manajemen staff KSE.
- Akta No.10 (6 April 2015) menetapkan Arief Wana sebagai Ketua Pengurus; Wakil: Ami Tantri. Sementara itu, Pengurus KSE lainnya yakni Kennyarso F. Soejatman, Ahmad Solihin, dan Mahmudah Widadu masing-masing sebagai Sekretaris 1, 2, dan 3, serta Marsangap P. Tamba, Inayatullah, dan Debby Rima sebagai Bendahara 1, 2, dan 3.
- Pembina KSE dipimpin oleh Mirza Adityaswara sebagai Ketua, dengan Rizal Bambang Prasetijo, Laksono Widito, dan Pramukti Surjaudaja sebagai anggota. Dewan Pengawas terdiri dari Satriadi Indarmawan sebagai Ketua, serta Salustra Satria dan Tatan Achmad Taufik sebagai anggota.
- Era ini menandai regenerasi dan penguatan kapasitas organisasi.
- Marsangap P. Tamba ditetapkan sebagai Ketua Pengurus dan Wakilnya Ahmad Solihin. Sekretaris dijabat oleh Hengky Poerwowidagdo, Inayatullah, dan Kennyarso S, sedangkan bendahara dipegang oleh Ami Tantri, Debby R. Handoyo, dan Christian P. Somali.
- terdapat beberapa donor relations yang terlibat, antara lain Rani S, Ella N, Elisabeth M, Felicia Elizabeth, Teddy Oetomo, Dr. Yasmine Nasution, Dian H, Christanto Pranata, Firdila Sari, Sinta S, dan Adrian Karim Januar.
- Penguatan tata kelola dan kesinambungan program beasiswa.
- Fokus pada konsolidasi organisasi dan keterlibatan alumni.
- Adrian Karim Januar ditetapkan sebagai Ketua Pengurus.
- Generasi pertama kepengurusan KSE menjadi tonggak penting dengan hadirnya tiga wakil ketua yang menguatkan arah organisasi.
- Posisi Wakil Ketua 1 diemban oleh Christanto Pranata, Wakil Ketua 2 oleh Firdila Sari, dan Wakil Ketua 3 oleh Rendi Seftian, yang bersama-sama membangun pondasi kokoh bagi perjalanan KSE ke depan.
- Fokus pada inovasi, literasi digital, dan dampak sosial berkelanjutan.
- Menyiapkan arah strategi menuju 2030.
