Academy Entrepreneurs

Program ini diharapkan dapat mempersiapkan dan memberdayakan para penerima beasiswa agar memiliki kualitas dan keunggulan kompetitif guna menghadapi tuntutan,
kebutuhan serta persaingan di era globalisasi. Dengan program ini, diharapkan para mahasiswa peserta program dapat merancang visi masa depan untuk diri mereka sendiri, keluarga, dan lingkungan guna membentuk masyarakat madani yang kreatif dan inovatif.

PENDAHULUAN

Didalam kehidupan masyarakat Indonesia terdapat nilai-nilai sosial yang membentuk kearifan lokal dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kearifan lokal ini dijalankan tak semata-mata untuk menjaga keharmonisan hubungan antar manusia, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian manusia kepada Sang Pencipta.

Kearifan lokal inilah yang mendorong manusia berkelompok dan membentuk komunitas. Kearifan lokal merupakan modal sosial yang dipandang sebagai bumbu vital bagi perkembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Modal sosial yang kuat akan merangsang pertumbuhan berbagai sektor ekonomi karena adanya tingkat rasa percaya yang tinggi dan kerekatan hubungan dalam jaringan yang lebih luas yang tumbuh diantara sesama pelaku ekonomi.

Dalam bangunan perekonomian Indonesia saat ini, tingkat pengangguran pemuda masih cukup tinggi. Data dari Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada bulan Agustus 2017 mencapai 5,33% (7,04 juta orang) dari usia produktif atau usia kerja. Tinggi jumlah tingkat pengangguran mengakibatkan masalah sosial yang tinggi pula.

Beberapa masalah sosial yang dipengaruhi oleh tingginya pengangguran antara lain kemiskinan, penyalahgunaan narkotika, kriminalitas, pergaulan bebas, premanisme, human trafficking dan lain sebagainya. Kondisi tersebut jika tidak diatasi dengan serius akan memganggu pembangunan disegala bidang serta dapat mengganggu stabilitas nasional. Oleh karena itu yang dibutuhkan saat ini adalah suatu solusi nyata yang dapat membantu mengatasi permasalahan diatas.

Termotivasi oleh permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, kearifan lokal diharapkan dapat memunculkan inisiatif untuk menciptakan manfaat sosial yang kemudian dapat turut menumbuhkan manfaat ekonomi yang sedikit banyak akan mengurangi permasalah sosial itu sendiri. Untuk menumbuhkan manfaat ekonomi dimasyarakat, salah satu solusi adalah dengan meningkatkan semangat kewirausahaan pada setiap individu yang ada di masyarakat, terutama generasi muda sebagai tulang punggung bangsa, yaitu dengan menumbuhkan atau mengembangkan kewirausahaan sosial berbasis ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

PROGRAM KEWIRAUSAHAAN SOSIAL  “SOCIAL ENTREPRENEUR”

Mahasiswa merupakan sebuah miniatur masyarakat intelektual yang memiliki corak keberagaman pemikiran, gagasan dan ide-ide yang penuh dengan kreatifitas dalam rangka mewujudkan TRI DARMA PERGURUAN TINGGI, yakni:

  1. Pendidikan yang mencakup pencerdasan dan transmisi budaya

  2. Penelitian yang mencakup ilmu pengetahuan dan inovasi

  3. Pengabdian Masyarakat berupa pelayanan dan akselerasi kesehatan.

Kekuatan bangsa dimasa mendatang tercermin dari kualitas sumber daya manusia saat ini. Untuk itu, mahasiswa harus disiapkan dan diberdayakan agar mampu memiliki kualitas dan keunggulan daya saing guna menghadapi tuntutan, kebutuhan serta tantangan dan persaingan di era globalisasi.

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan dapat merancang visi masa depan untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan serta membentuk masyarakat madani yang kreatif dan inovatif. Sebagai agen of change mahasiswa dapat menciptakan perubahan untuk kemajuan bangsa melalui aspek sosial, yaitu membantu dan berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan melalui karya inovatif dan kreatif. Sementara dalam aspek ekonomi, dapat berperan untuk menciptakan suatu pekerjaan atau bahkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Untuk menjadi seorang wirausaha terdidik, seorang mahasiswa membutuhkan aspek penyeimbang yaitu tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi, melainkan juga keuntungan sosial dan lingkungan yang dimulai dari business entrepreneur, creative entrepreneur, technopreneur sampai social entrepreneur.

Dengan demikian kewirausahaan sosial akan menitik beratkan usahanya sejak awal dengan melibatkan masyarakat dengan cara memberdayakan masyarakat untuk secara bersama-sama menggerakan usahanya agar menghasilkan keuntungan dan kemudian hasil usaha dimaksud dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk meningkatkan pendapatannya. Melalui metode ini diharapkan kewirausahaan sosial bukan hanya mampu menciptakan lapangan tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect untuk menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan kesejahteraan sosial.

Didasarkan pada tiga pertimbangan utama, yaitu; Pertama, bahwa penerima beasiswa KSE hampir seluruhnya memiliki kepekaan sosial yang dapat dibuktikan dengan banyaknya aktifitas sosial yang dilakukan komunitas penerima beasiswa KSE; Kedua, banyaknya karya-karya inovasi yang telah diciptakan dan implementasikan kepada masyarakat; Ketiga, semangat  kewirausahaan yang muncul dari sebagian penerima beasiswa KSE, maka KSE bersama dengan beberapa Donatur, seperti; Give to Asia, PT. Bank OCBC NISP Tbk dan PT. Perusahaan Gas Negera (Persero) Tbk yang memiliki perhatian sama mencoba untuk membuat program-program yang diharapkan dapat sedikit memberikan andil pada hal-hal yang bersifat penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan sosial, antara lain:

  1. Academy Entrepreneurs - Give 2 Asia Foundation

  2. Young Entreprenuership Spirit - Bank OCBC NISP

  3. MRUF Envoy

KLIK DISINI UNTUK Penjelasan Program Development diatas....