KSE mengadakan kegiatan kuliah umum bertajuk “Saturday with PT UBS Sekuritas Indonesia” yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 April 2021. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mengajak anak muda untuk berinvestasi sejak dini serta berkarir di pasar modal bagi 94 peserta yang merupakan penerima beasiswa KSE yang berasal dari 3 PTN mitra KSE, yaitu Universitas Palangka Raya (UPR), Universitas Tadulako (UNTAD) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta sekitar 35 orang dari Galeri Investasi BEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPI (GI BEI FEB UPI). 

1.jpg

Rangkaian acara kegiatan dimulai dengan pembacaan tata tertib kegiatan, pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KSE. Kemudian pemberian sambutan oleh Bapak Bapak Teddy Oetomo selaku Donor Relation Yayasan Karya Salemba Empat yang sekaligus membuka kegiatan acara “Saturday with PT UBS Sekuritas Indonesia” secara resmi. Selepas acara dibuka, dilanjutkan dengan foto bersama dan pemaparan materi pertama “Investing in The Indonesia Capital Market” oleh Bapak Stephanus Cahyo Kristiadi yang di pandu oleh Moderator dari Alumni KSE. Materi yang disampaikan sangat luar biasa, antara lain mengenai pentingnya berinvestasi pada pasar modal. Dimulai dengan memberikan beberapa contoh kebutuhan akan masa depan yang jumlahnya tidak sedikit jika diperhitungkan. Kebutuhan akan finansial setelah pensiun bekerja serta kebutuhan untuk seorang anak (mulai dari lahir sampai dengan dewasa) yang jumlahnya mencapai sekitar 2,94M. Bapak Stephanus Cahyo Kristiadi menyampaikan bahwa untuk investasi dapat dengan menabung emas, deposito, obligasi dan saham. Beliau juga menjelaskan panduan investasi berdasarkan rentang usia. Setelah menjelaskan pentingnya investasi maka dilanjutkan dengan pengenalan pasar modal. Secara umum dijelaskan bahwa pasar modal merupakan tempat bertemunya dua pihak, yaitu investor dan emiten. Investor berperan sebagai pihak yang memiliki dana. Sementara itu, emiten merupakan sebuah badan usaha yang membutuhkan modal dan mengeluarkan surat berharga untuk diperdagangkan melalui instrument finansial yaitu reksadana, obligasi, saham dan lainnya.

2.jpg

Kemudian dijelaskan pula struktur pasar modal yang mana OJK merupakan badan tertinggi yang mengawasi dan memiliki wewenang terhadap kegiatan pasar modal. Terakhir Bapak Stephanus Cahyo Kristiadi menjelaskan tentang saham yang merupakan bukti kepemilikan suatu perseroan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Saham terdiri dari 1 lot yang terdiri dari 100 lembar saham untuk minimal pembukaan rekening saham. Pembukaan rekening bisa melalui perusahaan sekuritas. Ada banyak keuntungan menjadi investor, bapak Stephanus Cahyo Kristiadi menyebutkan beberapa keuntungan yaitu untuk mahar, hak suara dalam RUPS dan gadai saham. Terakhir Bapak Joshua Tanja dari PT UBS Sekuritas Indonesia menambahkan tata cara menjadi investor serta beberapa tips penting untuk investor pemula.

Setelah penyampaian materi pertama, peserta diajak untuk melakukan “Investment Games” yang di pandu oleh Bapak Agung Prabowo selaku Managing Director Head of Global Banking PT UBS Sekuritas Indonesia dan bapak Andre Tjahjamuljo selaku Country Operating Officer. Sebelum memulai game, bapak Andre menjelaskan terlebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham yaitu, world events, economic outlook, politics and policies, supply and demand, corporate earnings, scandals, hype, gossip. Dilanjutkan dengan menjelaskan tentang mencari kekayaan vs mempertahankan kekayaan. Dijelaskan juga wadah untuk berinvestasi salah satunya reksa dana, yaitu wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinfestasi dalam instrument-instrumen investasi yang tersedia dipasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Selanjutnya memasukin financial literacy game

3.jpg

Cara bermainya game ini yaitu setiap peserta diberikan uang maya sebesar Rp100.000.000,- untuk di investasikan pada beberapa bidang investasi (financial, consumer, property, infrastructure, mining) dengan membagi terhadap 4 fase waktu yaitu 2009-2014, 2014-2019, 2019-juni 2020 dan juni 2020-desember 2020.

Memasuki materi ke dua oleh bapak Joshua Tanja selaku Managing Director and Country Head PT UBS Sekuritas Indonesia mengenai Career and Capital Market. Berkarir di pasar modal yang memiliki potensi baik dan peluang kedepannya sangat dibutuhkan. Bapak Joshua sendiri berkarir di bidang research analiyst spesialis perbank-an. Selain research analiyst, ada beberapa bidang lainnya yaitu dealer/trader, sales, corporate access, investment bankers, compliance, operation, finance dan information teckhnology. 

Memasuki sesi diskusi peserta yang menyampaikan pertanyaan seputar cara berinvestasi serta tips dan trick dalam berinvestasi dan pekerjaan yang dapat ditekuni sesuai dengan jurusan di pasar modal. Dengan berakhirnya sesi diskusi maka berakhir pula kegiatan Saturday with PT UBS Sekuritas Indonesia. 


Related Posts