IMG_3775.JPGSekitar 216 mahasiswa dari 31 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia mengikuti latihan kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, yang berlangsung sejak hari Minggu (3/3/2019) hingga Rabu (13/3/2019).

Mereka adalah para penerima beasiswa yang dikelola oleh Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) terdiri dari penerima Beasiswa PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) sebanyak 105 orang, dan penerima beasiswa dari Give 2 Asia sebanyak 116 orang yang terdiri dari 85 mahasiswa Reguler dan 31 Mahasiswa Ketua Paguyuban Penerima Beasiswa KSE.

Acara tersebut dibuka Gubernur Akademi Militer, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan disaksikan Wakil Ketua Yayasan KSE, Ahmad Solihin, dan Kepala PKBL PTPN III, Unang Kuswono. Setelah Upacara pembukaan berlangsung, Acara dilanjutkan dengan Dialog Interaktif "Leadership Sharing Session" bersama Gubernur Akademi Militer, Wakil Ketua KSE dan Kepala PKBL PTPN III dengan Tema "Milenial Berwawasan Kebangsaan" yang didampingi oleh moderator Christian P. Somali ( Bendahara - Yayasan KSE ).

IMG_4005.JPGSelama sepuluh hari, para peserta menerima materi yang meliputi pengembangan karakter, personal grooming, disiplin, wawasan kebangsaan dan bela negara.  Seperti : Mengenal Lebih dekat Perkebunan Nusatara, Dialog Interaktif Kepemimpinan, Teori Kepemimpinan, Psikologi Kepemimpinan, Pertahanan Negara, Wawasan Kebangsaan, Proxy War, Pembentukan Karakter, Pengetahuan Navigasi, Diskusi bersama Taruna, PBB (Pelatihan Baris Berbaris), Kompas Siang & Malam, How to Fight / Halang Rintang, Pengetahuan dan Praktek Survival, Pengetahuan Senjata, Orientasi Museum Sejarah, Apel Pagi dan Malam, Bimsuh (Bimbingan Pengasuh), Senam Pagi / Olahraga, Tradisi Kesatriaan, Upacara Bendera, Membumikan Kesadaran
Hiduplah dan Cintailah, Designing Your Life, Komunikasi dan Informasi dan Psikologi Komunikasi.

"Tentunya, ini akan memberikan gambaran lebih mendalam bagi mahasiswa bagaimana memacu dirinya untuk menjadi pemimpin yang berkualitas," jelas Unang Kuswono Kepala PKBL PTPN III.

Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. "Kami menyambut baik program yang dilakukan, karena selain memberikan beasiswa, mahasiswa juga diasah jiwa kepemimpinannya serta rasa cinta terhadap tanah air," ujar dia. Dia merasa program ini juga sejalan dengan visi kami sebagai Center of Excellence yang dapat mewujudkan hasil didik yang profesional dan dicintai rakyat. "Harapan kami, setelah pelatihan ini para peserta dapat lebih aktif untuk berkarya di bidang masing-masing demi kemajuan bangsa dan negara," ujarnya.

Ahmad Solihin mengatakan salah satu resources yang menjadi kekuatan besar bagi bangsa Indonesia adalah sumber daya manusia, salah satunya mahasiswa. "Generasi muda perlu kita berikan kesempatan lebih luas untuk mengembangkan dirinya. Ini penting, mengingat dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan mereka akan menjadi pemimpin yang produktif dalam membangun Indonesia," ujarnya.

WhatsApp Image 2019-03-10 at 19.06.52 (1).jpegWhatsApp Image 2019-03-10 at 11.47.42.jpeg

WhatsApp Image 2019-03-09 at 10.47.48 (1).jpeg


Related Posts