Karya Salemba Empat (KSE) bersama Give2Asia telah melaksanakan kegiatan Implementasi Technology for Indonesia (TFI) 2021 di Kota Semarangpada tanggal 15-21 November 2021.

1.jpg

Kegiatan tersebut merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian pembinaan Technology for Indonesia (TFI) 2021 yang telah dilaksanakan sejak Desember 2020 hingga Maret 2021. Setelah melewati tahap penyeleksian dan penjurian, didapatlah 18 karya inovasi terpilih yang diciptakan oleh 21 peserta dari berbagai perguruan tinggi (beberapa di antaranya diciptakan secara berkelompok). Karya-karya tersebut kemudian diimplementasikan secara langsung kepada masyarakat di Kota Semarang sebagai bentuk percontohan untuk implementasi di berbagai daerah lainnya sekaligus sebagai langkah awal pelaksanaan community development (comdev).

2.jpg  3.jpg

4.jpg  5.jpg

Kegiatan implementasi ini dilaksanakan di empat lokasi, yakni tiga lokasi berada di Kota Semarang dan satu lokasi berada di Kabupaten Demak. Lokasi yang berada di Kota Semarang adalah kawasan comdev Paguyuban KSE UNDIP di Kelurahan Sumurboto, peternakan sapi di Kelurahan Gedawang, dan Puskesmas Rowosari. Sedangkan lokasi yang berada di Kabupaten Demak adalah Balai Budidaya Ikan Air Payau dan Laut (BBIAPL) di Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung.

Adapun karya-karya inovasi yang diimplementasikan di lokasi-lokasi terebut adalah sebagai berikut.

1.     Kawasan Comdev Paguyuban KSE UNDIP, Kel. Sumurboto

a.     SENSIM (Sendok Siap Makan)

b.     SALMOFIL-POC (Pupuk Organik Cair)

c.      BATAPLAS (Bata Limbah Plastik): Inovasi Produk Lingkungan Berbahan Dasar Sampah Plastik Sebagai Usaha Mengatasi Limbah Sampah Plastik

d.     Pemberian Air dan Nutrisi Otomatis untuk Tanaman Hidroponik

e.     Touchless Hand Sanitizer

f.      Penyuluhan dan Pembuatan Inovasi Teh Herbal Daun Kelor (Moringa Oleifera) pada masyarakat di daerah Semarang

g.     Pirolisis: Konversi Sampah Plastik menjadi Bahan Bakar Minyak

h.     Sabun Kulit Pisang Batu Ramah Lingkungan Untuk Membantu Umkm Berkreativitas Di Masa Pandemi COVID-19

i.       Ecobrick

j.      Pupuk Organik Cair (POC) dari serabut kelapa

k.     ANNONEXBENT(Annona Exhaust Adsorbent): Inovasi Penyaring Emisi Pada Kendaraan Bermotor Sebagai Solusi Alternatif Meningkatkan Udara Bersih Di Kota Semarang

2.     Peternakan sapi di Kecamatan Gedawang

a.     Rainbow Sludge Paper: Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Sebagai Alternatif Inovasi Bahan Produksi Kertas Ramah Lingkungan

3.     Puskesmas Rowosari

a.     IOD (Intestinal Obstruction Detector Device) sebagai Alat Deteksi Dini Obstruksi Usus

b.     Inovasi Skrining otomatis Berbasis IoT untuk Meminimalisir Penyebaran Covid-19 di Faskes Tingkat I

4.     BBIAPL Kabupaten Demak

a.     The Development Of Electrode Methode  For Ionic Separation In Sea Water  Desalination Process  (R2M21)

b.     Innofish (Innovation Fisheries) alat monitoring kualitas air kolam ikan

c.      Wasarol: Solusi Pencegahan Penyakit Wss pada Udang Windu dengan Pengondisian Salinitas Air

6.jpg

Selama kegiatan berlangsung, tugas para peserta adalah membuat/merancang kembali atau menduplikasi karya inovasi mereka untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat dalam bentuk pameran karya. Namun, ada beberapa karya inovasi yang tidak memungkinkan untuk diduplikasi dalam waktu singkat sehingga karya-karya tersebut langsung disosialisasikan sekaligus digunakan di masyarakat. Kemudian, seluruh karya inovasi mereka diserahkan kepada masyarakat di keempat lokasi untuk dilanjutkan oleh masyarakat itu sendiri.

7.jpg   8.jpg

Pameran dan simbolisasi penyerahan seluruh karya inovasi sekaligus penutupan kegiatan dilakukan di hari terakhir, yakni Minggu, 21 November 2021 di Kelurahan Sumurboto yang dihadiri oleh Ir. Hj. Hevearita G. Rahayu, M.Sos (Wakil Walikota Kota Semarang), para tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Mereka memberikan respon yang positif dan berharap bahwa kegiatan ini akan membawa dampak yang baik untuk masyarakat sekitar serta seluruh karya inovasi yang telah diimplementasikan akan berkelanjutan.

Sebagai langkah awal keberlanjutan tersebut adalah akan dilaksanakannya program community development di Kabupaten Demak untuk Hidroponik, Sabun Kulit Pisang, Touchless Handsainitizer, dan POC (Pupuk Organik Cair).

9.jpg  10.jpg

​​​​​​​


Related Posts