Kamis, 4 Februari 2021 pada pukul 09.30 WIB, Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) bersama dengan PT. Deutsche Bank Indonesia (DB) menyelenggarakan kegiatan dengan tema“Entering The Workface with Deutsche Bank” yang saat ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari tim Deutsche Bank antara lain Carrisa Louise selaku Corporate Coverage Graduate Analyst, Demisyel selaku Corporate Cash Management Graduate Analyst, Ashki Afnan selaku Global Subsidiary Coverage Graduate Analyst, Naufal Adam selaku Global Subsidiary Coverage Sales Specialist, dan Rima Novarianti selaku Human Resource.

pakarief1.jpg

Peserta pada kegiatan ini sebanyak 115 mahasiswa/i dari berbagai PTN mitra KSE se-Nusantara dan dihadiri pula oleh beberapa Alumni KSE. Pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KSE, kemudian pemberian sambutan dari perwakilan Yayasan Karya Salemba Empat yang dilakukan oleh Bapak Arief Wana selaku Dewan Pembina Yayasan KSE. Setelah itu dilanjutkan dengan foto bersama dan tentu saja kita masuk kepemaparan materi pertama, yakni sharing bersama Askhi Afnan terkait Tips and Trick menyusun CV dan cover letter. Dalam menyiapkan diri menuju dunia kerja kita harus mengenal dan memahami diri sendiri agar mengetahui kemana langkah atau tujuan kita dalam mencari pekerjaan. Know yourself dapat dicapai melalui pertanyaan 5W + 1 H yang bermuara pada tujuan, passion, dan alasan yang kuat dalam melamar pekerjaan. Tentu saja tampilan CV yang menarik dan dukungan oleh cover letter yang meyakinkan HRD dan user.

burima1.jpg

Sharing kedua dari Demisyel tentang Hiring Process. Pada sesi ini dipaparkan bagaimana kiat-kiat dalam menjalani dan mempersiapkan diri pada tahap interview dan phone screening agar berhasil melewati rasa gugup maupun menjawab berbagai keraguan yang sering muncul di kalangan fresh graduate. Dalam menyiapkan diri di proses interview, kita harus mempelajari the culture of company, yang bertujuan untuk menyesuaikan gerak langkah kita dalam ruang interview bahkan saat diterima kerja nantinya. Selain itu dijelaskan pula dalam tahapan managing offer kita tidak perlu bingung dan silakan bertanya pada atasan, orang tua, atau kerabat yang sekiranya mengerti akan offer yang ditawarkan perusahaan. Karena hal ini berkaitan dengan hak, kewajiban, tugas, serta tanggung jawab yang akan kita kerjakan selama bekerja nantinya.

1.jpg  4.jpg

2.jpg  3.jpg

Selanjutnya materi dari Carrisa Louise yang menyampaikan informasi dan berbagi soal being a well prepared person saat berhasil memasuki dunia kerja. Ketika kita berhadapan dengan hari pertama dalam bekerja, kita harus mampu menyesuaikan ekspektasi ketika melamar dan pada tahap interview sebelumnya. Sehingga kita bisa mengoptimalkan diri pada hari pertama bekerja dan akan berlanjut hingga satu bulan periode bekerja dan seterusnya. Karena karakteristik dan budaya tiap perusahaan berbeda dalam proses penerimaan karyawannya, ada yang karyawannya saat hari pertama bekerja langsung menjalankan berbagai list jobdesk sesuai posisi yang ditempati, ada pula yang diajak untuk mengikuti graduate program yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pengenalan terkait habit dan budaya kerja perusahaan. Dalam penyampaian materi tersebut juga selalu ditambahkan oleh Rima Novarianti terkait pandangan beliau dalam proses rekrutmen.

rame1.jpg

Memasuki sesi diskusi, seluruh peserta semakin antusias untuk mengajukan pertanyaan. Beberapa pertanyaannya ialah seputar tips interview, bagaimana menjawab pertanyaan saat wawancara ketika ditanyai kelemahan dan kekuatan diri tanpa terlihat merendahkan diri atau bahkan sombong. Kemudian terkait isi media sosial yang kita gunakan juga berpengaruh terhadap penilaian saat proses rekrutmen, sehingga kita perlu menyaring dan menonjolkan sisi personal branding melalui media social dengan cara yang efektif dan tidak provokatif. Selain itu, saat sudah diterima kerja, pastikan kita selalu memberikan dan menampilkan yang terbaik versi kita, baik dalam hal dedikasi, sikap, maupun capaian target.


Related Posts